Showing posts with label Militer. Show all posts
Showing posts with label Militer. Show all posts

Friday, August 17, 2018

Pengamat Rusia: Su-35, Seperti Yang Dibeli Indonesia, Pasti Bisa Deteksi Siluman F-35!


 Sputnik (18/8) memberitakan bahwa pengamat militer Rusia Dmitry Drozdenko mengatakan kalau jet tempur siluman F-35 terlalu lama dalam proses desain dan pengujian, dan terlambat masuk operasional.
Sebagai akibatnya, selain program F-35 menjadi terlalu mahal, kemampuan silumannya berkurang karena teknologinya terus menua, sementara pesaingnya seperti Rusia terus mencatatkan kemajuan dalam teknologi radar.
Drozdenko mengatakan bahwa karena F-35 sudah mencapai titik dimana program ini terlalu mahal untuk dibatalkan, maka AS diam-diam terpaksa menerima kondisi F-35 padahal ada puluhan atau bahkan ratusan titik kesalahan, bug, dan problem lainnya.
Drozdenko mengatakan bahwa Su-35S dengan desain radar terbaru AESAnya akan mampu melihat F-35 dalam pertarungan di udara. Su-35 sendiri sudah dipastikan dibeli oleh TNI AU.
Selama Su-35 bisa mendekati F-35 dan bertempur dalam jarak dekat, F-35 tidak akan pernah punya kesempatan untuk melawan Su-35 dengan manuver mautnya.
AS memang terlalu mengandalkan pada kemampuan silumannya, dan kemampuan radar Rusia akan cukup cepat untuk bisa mengungkap rahasia F-35.

Sunday, July 29, 2018

Terungkap, Ini Penampakan KRI Alugoro-405, Kapal Selam Pertama Produksi Anak Bangsa!


Jika selama beberapa hari terakhir ini bertebaran gambar-gambar kapal selam yang sedang diproduksi oleh PT. PAL dengan gambar yang buram, akhirnya kini gambar sesungguhnya keluar juga!

Dalam Kongres Teknologi Nasional 2018 di Jakarta, 18 Juli 2018 yang dihadiri admin bersama tim arcinc.id (18/7), PT. PAL ternyata datang dan mempresentasikan kesiapan PT. PAL dalam mewujudkan kemandirian nasional dalam alutsista matra laut.
Salah satu yang jadi fokus bahasan, apalagi kalau bukan proses pembuatan kapal selam ketiga dari kelas Chang Bo Go (U-209) untuk TNI AL, KRI Alugoro-405. Untuk diketahui, PT. PAL sendiri untuk kapal selam ketiga ini melaksanakan joint section atau penggabungan modul-modul kapal selam yang terdiri dari 5 modul besar.
Pekerjaan ini dilakukan di Surabaya, di lokasi gedung biru milik PT. PAL dimana ada pendampingan dari perusahaan DSME selaku pabrikan. PT. PAL sendiri melengkapi outfitting dan finalisasinya. Dimulai di awal 2017, saat ini KRI Alugoro sudah dalam tahap akhir menunggu uji laut. Kita harapkan kapal selam yang namanya diambil dari senjata prabu baladewa ini bisa segera menyusul kakak-kakaknya!

Wednesday, July 25, 2018

Amerika Kesal! F16 Dicontek Jepang dan Hasilnya Lebih Baik


F-2 Jepang awalnya tiruan F-16 dalam versi lebih canggih (Foto: military-today.com)
Dua negara yang jadi sekutu Amerika Serikat (AS), namun selalu diwaspadai adalah Jepang dan Israel. Dua negara ini kerap membeli senjata dari AS, lalu dimodifikasi dan hasilnya selalu lebih bagus. Pada 1970-an, Israel membeli Skyhawk dari AS yang dimodifikasi dan membantu Israel memenangi Perang Enam Hari dengan negara-negara Arab.

Hal serupa dilakukan Israel saat membeli F-16 Blok A/C yang dimodifikasi menjadi F-16i, yang justru karena hebatnya diadosi AS dengan melansir F-16 Viper. Nah, Jepang juga melakukan hal yang sama saat membeli F-16. Seperti dilansir dari militaryfactory.co, negeri sakura itu memodifikasi F-16C tak tanggung-tanggung terutama sektor radar, yang membuatnya setangguh F-22 Raptor.

Moncong F-2 lebih panjang dibanding F-16 untuk menyinpan radar (Foto: sport-turystyka.info)
F-16 modifikasi ala Jepang dinamai Mitsubishi F-2. Pesawat ini pertama kali terbang pada 1995 dan menjadi pesawat pertama yang memiliki radar AESA. Padahal F-16 Viper baru menyandang radar ini. Radar AESA J / APG-1 yang dipasang pada F-2 sejajar dengan radar yang dimiliki F-22 Raptor.

Meskipun hasil ngeblat alias contekan, F-2 memiliki struktur tubuh yang berbeda dengan F-16. Moncongnya lebih panjang dan lebar, untuk wadah AESA. Intake udara juga lebih besar, demikian janya dengan sayap. Material menggunakan bahan komposit yang jauh lebih ringan dari milik F-16. Kanopi menggunakan jenis 3-piece, sementara F-16 menggunakan kanopi gelembung.

Mitsubishi F-2 membawa empat rudal Type-88 anti-kapal berjangkauan 50 km dan hulu ledak 150 kg. Dia juga memiliki sistem peperangan elektronik terpadu dan cantelan  senjata sebanyak 13, sementara F-16 hanya sembilan.

F-2 mumpuni untuk menghancurkan kapal induk
Untuk tugas pertahanan laut, F-2 membawa rudal anti-kapal di 4 cantelan untuk tugas ofensif. Lalu ada rudal udara ke udara buatan Jepang yang kinerjanya lebih bagus dari milik AS. Akibat berbagai pencanggihan itu, harganya jadi empat kali dibandingkan harga F-16 Blok 52. Nah, Kementerian Pertahanan Jepang akhirnya hanya sanggup membeli 90-an unit dari rencana ratusan unit.

Amerika tentu bisa kesal dengan model menyontek seperti ini. Tapi Jepang adalah sekutu dekat AS, untuk mendominasi kawasan Asia. Di mana Rusia, China, dan Korea Utara juga mempunyai pengaruh yang kuat.

Tuesday, July 24, 2018

Kagetkan Dunia, Inilah Kehebatan X-18 Kapal Tank Tercepat Asli Indonesia


Indonesia hebat! itulah kalimat yang pantas kita sampaikan kepada militer yang kini dimiliki Indonesia. Pasalnya, Indonesia lagi-lagi membuat gebrakan baru di dalam dunia pertahanan. Setelah beberapa saat lalu Pindad membuat senapan SS2 yang membuat Amerika iri. Kini perusahaan yang juga pernah membuat ranpur Anoa itu akan meluncurkan kapal tank atau tank boat yang konon baru satu-satunya di dunia ini.

Tank memang sangat bisa bergerak di dalam air yang diharapkan akan membantu TNI untuk menjaga wilayah NKRI lebih baik. Kemampuan hebat yang dimiliki oleh kapal tank ini akan membuat Indonesia semakin diperhitungkan dalam industri pertahanan.

Berikut ulasan lengkap tentang kehebatan X-18 Kapal Tank asli Indonesia, dilansir laman indomiliter.com (24/07/2018) :

1. Kapal dengan Kubah Tank

Referensi pihak ketiga
Kapal yang bertugas di lautan biasanya tidak memiliki kubah meriam jenis Cockerill yang banyak ditemui pada tank. Namun untuk X-18, Pindad yang bekerja sama dengan PT Lundin mencomot kubah itu dan dipasangkan pada permukaan kapal serbu ukuran kecil. Desain X-18 terbilang unik dan masih satu-satu di dunia hingga sekarang.

2. Kapal Penyerang yang Sangat Cepat

X-18 memang memiliki kecepatan yang sangat mumpuni jika digunakan sebagai kepal penyerbu. Pasalnya, kapal ini mampu bergerak dengan kecepatan sekitar 40 knot. Dengan kecepatan yang sangat tinggi, X-18 diharapkan akan menjadi tulang punggung pertahanan Indonesia terutama di bagian hulu sungai dan selat-selat kecil yang sering terabaikan.

3. Persenjataan yang Lengkap dan Canggih

Kapal tank X-18 ini memiliki persenjataan yang cukup canggih. Kanon yang digunakan pada kapal tank ini adalah jenis CT-CV 105 HP. Senjata ini biasanya digunakan untuk tank ringan yang banyak dipakai di Polandia. Kanon jenis ini juga mampu memuntahkan rudal anti tank yang kerap dijuluki dengan Falarick 105.

Itulah kehebatan X-18 yang menjadi kapal Tank tercepat asli Indonesia. Bagaimana menurut Kamu? Masihkah ragu dengan peralatan yang dimiliki Negara Indonesia tercinta ini?

Monday, July 23, 2018

Tembus Tank Baja, Senapan 'Sniper' Indonesia Gegerkan Dunia

Tembus Tank Baja, Senapan 'Sniper' Indonesia Gegerkan Dunia

 
Bumi Pertiwi menghasilkan kebanggaan di bidang militer, senapan penembak runduk (SPR) yang diproduksi PT Pindad: SPR 2.

Liputan6.com
SPR ini bukan sembarang senjata. Pelurunya bisa menembus tank baja. Dan bahkan, ada peledak di balik munisi tersebut yang bisa menghancurkan kendaraan tempur dalam sekejap. Lebih hebat lagi, SPR 2 juga memiliki jangkauan tembak hingga 2 kilometer (km). Kemunculannya menggemparkan dunia sniper.

Secara rinci, SPR 2 berkaliber 12,7 mm x 99 mm, panjang senapan 1.755 mm, berat keseluruhan 19,5 kg, panjang barel 1.055 mm, kapasitas peluru antara 5-10 butir. Rifling atau alur spiral berulir pada bagian dalam laras senjata api ini yakni 8 grooves, RH 381 mm (15”) twist. Kecepatan rata-rata lesatan peluru 900 meter per detik dan jangkauan 2 km.

Indomiliter.com
Keistimewaan SPR 2 ini dibanding senapan dari negara adalah terletak pada jangkauan, ketepatan, dan silencer atau peredam suara hentakan dari tembakan.

Silencer yang dipasang bisa menurunkan hentakan suara tembakan sekitar 20-30 desibel. Senjata ini juga dilengkapi perangkat night vision dan teleskop dengan pembesaran ukuran 5-25 kali.Ada tiga jenis peluru yang bisa digunakan, yakni MU3 M yang dipakai untuk latihan menembak, MU 3 SAM yang bisa menembus kendaraan, dan MU 3 BLAM yang tidak hanya menembus kendaraan tapi juga bisa meledakkan target.

Atas kemampuannya yang luar biasa, Sniper SPR 2 mendapat pengakuan dari dunia internasional. Terbukti, senapan jitu ini masuk rekomendasi di situs alat utama sistem senjata (alutsista) Weaponsystems.net, bersanding dengan senjata canggih lainnya dari penjuru dunia, seperti senapan runduk Zastava M93 Black Arrow buatan Serbia.

News.okezone.com
Tak hanya itu, dengan adanya SPR 2 ini, Indonesia bersanding dengan tiga negara lainnya yang mampu membuat senapan runduk serupa, yakni Amerika Serikat (AS) dan dua negara di Eropa.

Dunia militer Indonesia naik tingkat dari sebelumnya. Meski begitu, PT Pindah belum menjualnya kepada negara lain. Sejauh ini, baru Komando Pasukan Khusus (Koppasus) TNI AD yang sudah mengoperasikannya. Mengenai harga per unitnya, SPR 2 ini dibanderol sekitar Rp 200 juta per pucuknya.

Itulah senapan buatan Indonesia bernama SPR 2 yang di akui kehebatannya oleh dunia internasional.

Sumber: liputan6.com

Rusia Rilis Video Enam Senjata Super Baru yang Belum Pernah Ada Sebelumnya, Ini 2 yang Paling Mengerikan

Rusia Rilis Video Enam Senjata Super Baru yang Belum Pernah Ada Sebelumnya, Ini 2 yang Paling Mengerikan

Keenam senjata super Rusia itu adalah Poseidon, Burevestnik, UR-100N, SS-X-30 Satan 2, KH-47M2 Kinzhal,dan senjata laser Peresvet.

Senjata super baru milik Rusia

Intisari-Online.com - Rusia baru saja merilis rekaman enam sistem senjata canggih, yang disampaikan Presiden Vladimir Putin dalam sebuah pidato yang berapi-api pad Maret 2018 lalu.

Tujuannya, untuk membuktikan bahwa Putin tak sekadar membual.

Keenam senjata super itu adalah Poseidon, Burevestnik, UR-100N, SS-X-30 Satan 2, KH-47M2 Kinzhal,dan senjata laser Peresvet.

Meski begitu, banyak bertanyaan yang mengemuka, terutama kapan proyek itu akan selesai.

Bagaimanapun juga, banyak yang penasaran dengan rumor keampuhan terutama torpedo jarak jauh bersenjata nuklir Poseidon dan rudal antarbenua bertenaga dan bersenjata nuklir Burevestnik.

Kementerian Perhatanan memposting video-video itu pada 19 Juli 2018 lalu.

Video paling menarik adalah yang menunjukkan penampilan close-up rudal jelajah Burevestnik.

Rudal ini disebut dilengkapi tenaga nuklir guna memberikan jangkauan yang pada dasarnya tidak terbatas.

Meski begitu, penampakannya dikaburkan dalam video, tersembunyi di dalam tabung peluncur dan di bawah terpal. Lebih dari itu, detail senjata ini juga diblokir oleh sebuah sistem sensor.

Yang jelas, rudal itu punya sayap utama yang besar dan tinggi di bagian tengahnya yang muncul setelah peluncuran dan stabilisator yang lebih kecil di bagian belakang.

Rudal ini juga punya moncong yang lebih runcing, menunjukkan bahwa senjata ini mungkin punya tingkat ketelitian rendah.

Tapi, jangkauannya yang amat jauh memungkinkannya merusak pertahanan dan menghindari radar.

Meski begitu, sejauh apa kemajuan proyek senjata super ini. Menurut sebuah laporan yang mengutip pejabat intelijen AS yang tidak disebutkan namanya, uji coba awal senjata ini gagal.

Untuk menyiasati supaya senjata ini tidak melanggar Perjanjian Nuklir, senjata ini akan dipasang denga platform angkatan laut, yang sama sekali tidak disinggung dalam perjanjian.

Selain Burevestnik, yang juga mencuri perhatian adalah Poseidon, yang sebelumnya diberi nama Kanyon atau Status-6, yang dalam video banyak mendapatkan sensor.

Lepas dari itu, senjata ini menjadi salah satu sistem yang paling kontroversial yang sedang dikembangkan oleh Rusia. Kabarnya, Rusia akan memasangkan senjata ini dengan pesawat tanpa awal bertenaga nuklir, yang punya jangkauan relatif tidak terbatas.

Senjata ini disebut punya hulu ledak sangar, yang berarti tidak hanya menyebabkan kerusakan secara langsung tapi juga mencemari daerah tersebut juga menghambat operasi perbaikan.

Itu baru dua dari enam senjata super yang sedang digarap oleh Rusia.

Saturday, July 14, 2018

Negara Ini Beli Hampir 500 Main Battle Tank Rusia Sekali Beli, Andai TNI Bisa Begini!  

Wih, Negara Ini Beli Hampir 500 Main Battle Tank Rusia Sekali Beli, Andai TNI Bisa Begini!
 

The Tribune India (13/7) memberitakan bahwa Rusia dan India telah memfinalisasikan kontrak perjanjian pembelian dan lisensi produksi untuk tank tempur utama (Main Battle Tank) T-90, 18 bulan setelah Kementerian Pertahanan memberi restu pembelian tank tersebut.

Tak tanggung-tanggung, Angkatan Darat India diberi ijin membeli 464 unit tank sekaligus, jumlah yang sangat besar dan bahkan menempatkan India sebagai pengguna MBT terbanyak ketiga di dunia setelah Rusia dan sang naga.

ndtv.com
T-90 ini sendiri akan diproduksi secara lokal di Heavy Vehicles Factory di Avadi, Chennai, Tamil Nadu. Sebagian komponen akan didatangkan dari Rusia, tapi perakitan dan juga purna jual dikerjakan di India. Persetujuan atas kontrak tersebut sudah dikirim ke cabinet keamanan yang dipimpin oleh PM Narendra Modi.

ndtv.com
T-90 yang diproduksi akan segera digelar ke Perbatasan Barat dengan Pakistan, dimana akan dibagi ke dalam 10 resimen. Sejauh ini India sudah memiliki 1.100 tank T-90 dengan sistem bidik termal Thales Catherine buatan Perancis.

Melihat India dan pembelian alutsistanya, admin hanya bisa mengurut dada dan berkata, “Duh, kapan ya Indonesia bisa membeli alutsista secara masif dan baru begini untuk TNI, tidak lagi ngeteng dan sekedar mengisi kebutuhan minimum?

Sunday, November 22, 2015

RUDAL BALISTIK RT-2PM Topol

RUDAL BALISTIK RT-2PM Topol (NATO: Sickle, DIA: SS-25) adalah peluru kendali balistik antar benua milik Russia, yang jangkauan mencapai 10,500 km. RS-12M Topol (SS-25 Sickle) merupakan ICBM berhulu ledak tunggal diperkirakan ukuran dan bentuknya sama dengan ICBM Minuteman milik Amerika Serikat. Misil Topol pertama kali masuk jajaran SMF tahun 1985.

Misil mampu menjangkau target maksimal 10.000 km dan dapat membawa 550 kiloton hulu ledak nuklir. Meskipun SS-25 Sickle diperpanjang masa pakainya hingga 21 tahun setelah sukses dalam serangkaian uji peluncuran tahun lalu, misil akan diistirahatkan pada dekade kedepan serta digantikan dengan misil Topol-M (SS-27 Stalin) versi gerak.
Menurut suatu sumber, SMF mempunyai total 541 ICBM, termasuk 306 misil Topol dan 59 misil Topol-M.
TOPOL RS 12M dengan julukan NATO SS-25 Sickle merupakan rudal balistik antar benua. Pembangunan rudal disetujui pada tahun 1977.ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari rudal balistik jarak menengah Pioneer RSD-10 ( SS-20 Sable ),uji coba dilakukan antara tahun 1983 dan 1987.Topol memasuki layanan Soviet Strategic Rocket Forces pada tahun 1988 dan ini merupakan rudal balistik Mobile pertama Soviet yang pada saat ini ada dalam pelayanan dengan Russia.Ada 360 rudal ini telah dibuat hingga 1996.Pada 2012 Russian Strategic Rocket Forces memiliki 120 rudal Topol operasional aktif.
Rudal ini memiliki tiga tahap yang menggunakan bahan bakar padat.Fitur ini memungkinkan untuk Ma-mount rudal pada kendaraan TEL.meskipun dalam hal perawatan dan pengoperasiannya lebih mahal,jika dibandingkan dengan rudal Silo –based dan membutuhkan banyak personil.Rudal balistik Topol memiliki jangkauan 11.000 km dan mempunyai bobot hulu ledak sekitar 1000 kg,memiliki hulu ledak tunggal dengan kapasitas 550 kiloton dan rudal memiliki CEP dari 300-900 meter.
Rudal balistik Mobile ( bergerak ) antar benua ini lebih sulit di deteksi dan dilumpuhkan.ia memiliki probabilitas tinggi untuk bertahan dari serangan awal setelah negara itu telah diserang dalam keadaan darurat Topol dapat meluncur meninggalkan pangkalan intuk beroperasi di kawasan terpencil yang sulit diketahui keberadaannya sebagai peningkatan survivabilitasnya itu.
Dalam penggelarannya dilapangan platform peluncur rudal balistik ini dikawal oleh beberapa kendaraan dukungan,kendaraan pengontrol,kendaraan sinyal dan tanker bahan bakar.serta sejumlah kendaraan militer lainnya dengan pasukan lengkap untuk menjamin keamanan rudal namun juga dalam situasi darurat kendaraan TEL dapat beroperasi secara mandiri tanpa pengawal.
Topol TEL disandarkan pada stasis berat MAZ-7917 14X12 dengan mobilitas tinggi.sasis ini dirancang khusus untuk rudal antarbenua.desain ini mirip dengan MAZ 547 yang digunakan sebagai TEL PADA RUDAL Pioneer RSD-10.Kendaraan ini memiliki tingkat mobilitas lintas medan.MAZ-7917 didukung dengan mesin Diesel yang mngkonsumsi 200 liter bahan bakar per 100 km jalan.Jika di kalkulasikan dengan berat muatannya kendaraan ini sangat irit bahan bakar mengingat beratnya yang mencapai 105 t.
Untuk kendaraan dukungan,kendaraan pengontrol dan kendaraan sigma disandarkan pada stasis MAZ-543 dengan mobilitas tinggi yang dikonfigurasi dengan 8x8.Sebuah tanker bahan bakar didasarkan pada stasis MAZ-7917 dengan konfigurasi 14x12 yang membawa tani bahan bakar yang sangat besar ditempat rudal balistik.
Kendaraan dukungan mendukung operasi otonom TEL selama lebih dari 72 jam.Kendaraan ini membawa 2.390 liter bahan bakar yang dapat mengisi bahan bakar TEL balistik.dan ia juga dapat menghasilkan listrik untuk keperluan operasi.selain itu juga kendaraan ini membawa persediaan makanan dan digunakan sebagai dapur umum oleh para kru.Kendaraan dukungan juga dilengkapi dengan senapan mesin untuk pertahanan diri.
Topol dirancang untuk masa kerja 20 tahun,sejumlah rudal Topol secara bertahap akan memasuki waktu pensiunnya pada 2020 sebagai penggantinya yaitu Topol M dengan peningkatan rudal dan stasis terbaru.
TEL. Ini menghasilkan listrik untuk kendaraan peluncur juga. Hal ini juga membawa persediaan makanan dan digunakan sebagai dapur umum. Dukungan kendaraan telah tidur.
Informasi Rudal balistik antarbenua 

RT-2PM Topol:

  • Negara asal: Uni Soviet
  • Masa penggunaan: 1988-sekarang
  • Digunakan oleh: Russian Strategic Rocket Forces
  • Perancang: Moscow Institute of Thermal Technology
  • Produsen: Votkinsk Machine Building Plant
  • Berat: 45,100 kg (99.000 lb)
  • Panjang: 21.5 m (71 kaki)
  • Diameter: 1.8 m (5,9 kaki)
  • Hulu ledak: Hulu ledak tunggal, 550 kt
  • Jenis Mesin: Roket berbahan bakar padat, 3 tingkat
  • Daya jelajah: 10,500 km (6.500 mi)
  • Kecepatan: 33 Mach (25-30 Km per detik)
  • Sistem penuntun: Inersial, otonom
  • Akurasi: 200 m
  • Alat peluncur: Kendaraan peluncur

    Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/RT-2PM_Topol#Referensi

Friday, November 20, 2015

Bagaimana Pesawat Tempur Su-35S Dirakit?


Bagaimana Pesawat Tempur Su-35S Dirakit?

8 September 2015 KSENIA SEMENKO, ROSSIYSKAYA GAZETA
Angkatan Udara Rusia menerima 12 unit pesawat tempur Su-35S. Upacara serah terima pesawat digelar di Komsomolsk-na-Amure tepatnya di pabrik pesawat Y.A. Gagarin. Pabrik tersebut juga merakit pesawat tempur multiperan generasi 4++ yang tampaknya akan menjadi kekuatan dasar aviasi Rusia pada tahun-tahun mendatang.
Su 35S Gagarin aviation plant
Usia pemakaian Su-35S mencapai sekitar 30 tahun. Sumber: Ksenia Semenko
Muda dan Menjanjikan
Ada banyak pemuda-pemudi yang bekerja di bengkel perakitan pesawat ini. Mereka dengan sigap mengelola mesin kompleks bernilai jutaan dolar. Salah satu operator mesin penggilingan kategori 4, Yana Cherepok, bahkan baru berusia sekitar 20 tahun. Dalam satu hari ia mampu menghasilkan 12 belas potongan pesawat. Gadis ini beharap suatu hari nanti ia bisa mendapatkan kategori 5, mengasuh anaknya, dan membeli rumah sendiri.
Sekitar 2.800 potongan pesawat yang diproduksi setiap hari akan dirakit ke dalam berbagai macam bentuk. Bahan yang digunakan untuk detail ini pun beragam, yaitu duralumin, titanium, dan campuran bahan-bahan komposit.
Badan pesawat tempur, termasuk lambung dan bagian belakang pesawat akan dirakit di bengkel perakitan. Ada lebih banyak pemuda yang bekerja pada bagian ini. Biasanya,  mereka berprofesi sebagai perakit, pemutar skrup, dan ahli mekanik.
Seorang lulusan universitas politeknik bernama Aleksey (23) saat ini bekerja sebagai mandor produksi. Ada sekitar 13 pekerja di bawah arahan insinyur muda ini. Aleksey yakin ia telah memilih profesi yang tepat. Memimpin perakitan pesawat adalah pekerjaan yang membutuhkan tanggung jawab tinggi, tapi di saat yang sama sangat menarik.
Lewati Uji Kemampuan, Menuju Bintang
Dalam sebulan, bengkel ini mampu merakit tiga “ekor” dan tiga lambung pesawat. Untuk merakit satu pesawat tempur, para pekerja dapat menghabiskan puluhan ribu paku sumbat (rivet). Waktu yang dibutuhkan sejak awal perakitan hingga selesai berkisar lima sampai enam bulan.
“Setelah badan pesawat dirakit dan semua bagian terhubung, pesawat tempur masuk ke tahapan selanjutnya. Dalam tubuhnya diisi komponen elektronik, pemasangan mesin dan sistem lainnya. Tentu saja setiap sistem akan diuji,” ujar Ketua Bengkel Perakitan Igor Leshyev.
Karakteristik taktis penerbangan Su-35S
Karakteristik taktis penerbangan Su-35S mendekati pesawat tempur generasi kelima. Teknologi siluman diterapkan dalam pembuatan pesawat tempur ini, yaitu dengan menggunakan lapisan peredam radar dan material komposit. Kecepatan maksimum pesawat adalah 1.400 km/jam dengan jarak penerbangan sejauh 3.600 km. Jangkauan deteksi target dalam mode “udara-ke-udara” adalah sekitar 400 km. Radar pesawat secara bersamaan dapat melacak hingga 30 target dan melakukan penembakan ke delapan target udara.
Setelah memperbaiki sejumlah kesalahan pada sistem, serangkaian tes lain akan dilanjutkan. Pertama akan dilakukan tes darat, lalu baru kemudian akan diterbangkan. Hanya ketika setelah lulus seluruh rangkaian pengujianlah, sebuah pesawat akan diberi warna dan dikirimkan ke AU Rusia.
Pada tahun 2015 ini, angkatan militer dijadwalkan menerima 48 unit pesawat tempur Su-35S. Para ahli mekanik menjamin bahwa perakitan akan selesai pada tenggat waktu yang telah ditetapkan.
Masa bakti Su-35S adalah sekitar 30 tahun. Pesawat tempur ini diharapkan akan mendukung kemampuan tempur tentara selama masa transisi. Untuk sementara waktu, AU Rusia tidak akan menerima pesawat tempur generasi kelima T-50. Menurut kepala United Aircraft Corporation Mikhail Pogosyan, Pemasokan secara berseri akan dimulai pada tahun 2016.
Pertama kali dipublikasikan di Rossiskaya Gazeta.